TurunTangan Bekasi Gelar Pesta Kurban Perdana, Perkuat Semangat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Oleh Admin, 31 Mei 2026
BEKASI – Hari Raya Idul Adha selalu menjadi momen yang tepat untuk mempererat hubungan dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Berangkat dari semangat tersebut, komunitas kerelawanan pemuda TurunTangan Bekasi mengadakan kegiatan sosial bertajuk “Pesta Kurban” untuk pertama kalinya. Pada penyelenggaraan perdananya, kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Fajar Cendekia, Kota Bekasi, pada Rabu (27/05/26).
Mengangkat tema “Berbagi Kebaikan, Berbagi Kebersamaan”, TurunTangan Bekasi berupaya menghadirkan ruang yang mampu mempertemukan berbagai kalangan tanpa batas dan sekat. Sebanyak sebelas ekor hewan kurban disembelih, diproses, didistribusikan, hingga diolah bersama melalui semangat gotong royong yang melibatkan relawan, para santri, serta masyarakat di sekitar lingkungan pesantren.
Pelaksanaan Pesta Kurban tahun ini dibagi ke dalam empat zona utama yang saling terhubung satu sama lain. Mulai dari Pojok Potong Kurban sebagai area penyembelihan dan pengolahan hewan kurban, Lapak Berbagi Daging yang menjadi pusat distribusi daging kepada masyarakat sekitar, Dapur Olah Rasa dan Masak Bersama sebagai tempat memasak bersama relawan dan santri, hingga Santap Berjamaah yang menjadi ruang berkumpul untuk menikmati hidangan bersama. Keempat zona tersebut dirancang agar relawan, santri, dan masyarakat dapat terlibat aktif sepanjang rangkaian kegiatan.
Sejak pagi hari, halaman Pondok Pesantren Fajar Cendekia sudah dipenuhi beragam aktivitas. Sebagian relawan membantu proses penyembelihan hewan kurban, sebagian lainnya memotong dan menimbang daging, sementara para santri terlihat sibuk menyiapkan berbagai kebutuhan dapur. Obrolan santai dan tawa hangat terdengar dari berbagai sudut lokasi kegiatan, membuat seluruh pekerjaan yang dilakukan bersama terasa lebih ringan dan menyenangkan.
Fitri Nur Azizah selaku penanggung jawab Pesta Kurban menyampaikan bahwa kegiatan ini hadir untuk membuka ruang kebersamaan bagi semua pihak yang terlibat agar dapat saling mengenal dan menikmati momen Idul Adha secara lebih bermakna. Menurutnya, TurunTangan Bekasi ingin menghadirkan suasana yang lebih dekat, hangat, dan penuh keterlibatan.
“Kami berharap relawan, warga sekitar, dan adik-adik santri bisa benar-benar membaur sepanjang hari. Jadi semua yang hadir tidak hanya ikut merasakan momen berbagi, tetapi juga bisa memasak bersama, berbincang, bermain, dan menikmati waktu bersama sebagai satu keluarga besar,” ujar Fitri di sela kegiatan.
Masak Besar Bersama Chef Ami
Suasana semakin semarak ketika agenda Masak Besar dimulai menjelang sore hari. Dalam Pesta Kurban perdana ini, TurunTangan Bekasi menggandeng praktisi kuliner Fahmi Prachaya Rungroj atau yang lebih dikenal dengan sapaan Chef Ami, alumni MasterChef Season 11. Kehadiran Chef Ami memberikan pengalaman baru bagi para santri dan relawan karena dapur pesantren berubah menjadi ruang belajar memasak yang interaktif dan menyenangkan.
Aroma rempah-rempah mulai memenuhi area pesantren saat proses memasak dimulai. Di bawah arahan Chef Ami, para santri dan relawan tampak bersemangat membantu mengaduk masakan dalam kuali besar, menyiapkan bahan-bahan makanan, hingga memasak berbagai hidangan untuk sekitar 200 orang yang hadir dalam kegiatan Pesta Kurban tersebut.
Bagi Chef Fahmi Prachaya Rungroj atau Chef Ami, keterlibatannya dalam kegiatan ini menjadi pengalaman yang membahagiakan. Ia mengaku memiliki ketertarikan terhadap kegiatan sosial dan program charity karena selalu menghadirkan cerita hangat dan pengalaman yang berkesan.
“Aku senang dan bersyukur banget bisa diundang ke Pesta Kurban ini. Kebetulan aku juga memang suka ikut kegiatan charity seperti ini karena rasanya selalu hangat. Melihat semua orang masak bareng, saling bantu, sampai makan bersama tuh jadi pengalaman yang menyenangkan banget,” tutur Chef Ami.
Setelah makan siang bersama, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai permainan edukatif yang melibatkan para santri dan relawan. Beragam permainan kelompok diselenggarakan untuk membangun kerja sama sekaligus menciptakan suasana yang menyenangkan bagi adik-adik pesantren. Melalui kegiatan tersebut, TurunTangan ingin menghadirkan pengalaman Idul Adha yang lebih berkesan dan penuh kebahagiaan bagi mereka.
Menyalurkan Daging Kurban untuk Warga Sekitar
Menjelang sore hari, para relawan bergerak menuju area Lapak Berbagi Daging untuk mendistribusikan daging kurban kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan. Setelah proses distribusi selesai dilakukan, kebersamaan dalam Pesta Kurban berlanjut hingga malam melalui kegiatan bakar sate bersama di halaman pesantren. Kegiatan ini menjadi penutup setelah sejak pagi para relawan dan santri memasak, bermain, serta menghabiskan waktu bersama.
Ridho Ahmad, salah seorang santri Pondok Pesantren Fajar Cendekia, mengaku sangat senang dengan kehadiran para relawan yang membawa suasana baru ke lingkungan pesantren.
“Senang sekali, dari pagi sampai malam pesantren jadi ramai terus. Kakak-kakak relawannya juga baik dan seru, kami diajak main, diajari masak, sampai ditemani mengobrol sampai malam. Rasanya kayak punya keluarga baru di sini,” ujar Ridho.
Pembimbing para santri Pondok Pesantren Fajar Cendekia, Muhammad Kasim Betha atau yang akrab disapa Abi Kasim, juga berharap kegiatan Pesta Kurban dapat terus diselenggarakan dan menjadi ruang kebersamaan yang memberikan dampak positif bagi para santri maupun masyarakat sekitar.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut ke depannya karena anak-anak terlihat sangat senang dan merasa diperhatikan. Semoga semakin banyak orang baik yang terlibat dan semakin banyak juga kebahagiaan yang bisa dibagikan untuk sesama,” ujar Muhammad Kasim Betha.
Di tengah kehidupan perkotaan yang bergerak begitu cepat, momen sederhana seperti memasak bersama, duduk melingkar, dan menikmati hidangan di meja yang sama menjadi pengingat bahwa kebersamaan tetap memiliki arti penting. Sebagai program yang baru diinisiasi tahun ini, TurunTangan Bekasi berharap Pesta Kurban dapat terus hadir setiap tahun dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang.
TurunTangan Bekasi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh relawan yang telah meluangkan waktu dan tenaga, para donatur yang mempercayakan hewan kurbannya, warga sekitar yang menyambut kegiatan dengan hangat, serta seluruh media partner dan pihak-pihak yang turut berjalan bersama dalam Pesta Kurban tahun ini. Dari kebersamaan itulah, Pesta Kurban tumbuh bukan hanya sebagai kegiatan berbagi, tetapi juga menjadi ruang untuk saling menguatkan dan menghadirkan kebahagiaan yang nyata bagi sesama.
Artikel Terkait
Artikel Lainnya