RF

Perbandingan Passing Grade SNBT UGM antara Saintek dan Soshum

13 Mei 2025  |  459x | Ditulis oleh : Admin
Perbandingan Passing Grade SNBT UGM antara Saintek dan Soshum

Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah salah satu universitas terkemuka di Indonesia yang banyak diminati oleh calon mahasiswa. Setiap tahun, ribuan siswa berkompetisi untuk mendapatkan tempat di UGM melalui Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Salah satu faktor penting yang perlu dipahami oleh calon mahasiswa adalah passing grade SNBT UGM, yang menjadi salah satu indikator untuk menilai kemampuan dan peluang diterima di jurusan tertentu. Pada umumnya, ada dua kelompok jurusan yang banyak diminati, yaitu Saintek (Sains dan Teknologi) dan Soshum (Sosial dan Humaniora).

Passing grade adalah nilai minimal yang harus dicapai oleh peserta untuk bisa masuk ke jurusan tertentu. Passing grade SNBT UGM bervariasi antara jurusan Saintek dan Soshum. Hal ini disebabkan oleh jumlah peminat yang berbeda dan tingkat persaingan yang beragam antara kedua kelompok jurusan tersebut. 

Untuk jurusan Saintek di UGM, passing grade cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan jurusan Soshum. Misalnya, jurusan-jurusan seperti Kedokteran, Teknik Sipil, dan Farmasi sering kali memiliki passing grade yang berada di atas 80. Ini menandakan bahwa calon mahasiswa harus memiliki prestasi akademis yang cukup baik untuk dapat diterima di jurusan tersebut. Permintaan yang tinggi untuk program-program Saintek ini, serta jumlah peserta ujian yang juga besar, menjadikan cutoff score atau passing grade menjadi lebih tinggi.

Di sisi lain, jurusan Soshum seperti Ilmu Hukum, Ilmu Ekonomi, dan Psikologi, meskipun juga memiliki peminat yang banyak, biasanya memiliki passing grade yang lebih rendah dibandingkan dengan Saintek. Sebagai contoh, passing grade untuk jurusan Ilmu Hukum sering kali berkisar antara 70 hingga 75. Meski cenderung lebih rendah, bukan berarti peluang untuk diterima di jurusan Soshum dapat dianggap remeh. Setiap tahun, kompetisi tetap ketat dan faktor lain seperti prestasi non-akademik, surat rekomendasi, dan wawancara juga bisa berpengaruh.

Selain perbandingan passing grade antara Saintek dan Soshum, penting juga untuk memperhatikan tren perubahan passing grade seiring dengan tahun-tahun. Setiap tahun, passing grade dapat berfluktuasi tergantung pada banyak faktor, termasuk jumlah pendaftar, tingkat kesulitan ujian, dan kebijakan pemerintah mengenai pendidikan. Calon mahasiswa disarankan untuk terus mengikuti perkembangan informasi terkini terkait passing grade SNBT UGM untuk mempersiapkan diri dengan baik.

Bagi yang ingin mendaftar ke UGM, sangat disarankan untuk melihat data passing grade dari tahun-tahun sebelumnya. Ini bisa menjadi acuan dalam menetapkan target nilai yang perlu dicapai. Calon mahasiswa juga bisa memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia, seperti bimbingan belajar, simulasi ujian, dan diskusi dengan alumni untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai ekspektasi passing grade SNBT UGM.

Dengan memahami perbandingan passing grade antara Saintek dan Soshum di UGM, calon mahasiswa bisa membuat keputusan yang lebih terinformasi mengenai jurusan yang akan diambil. Memiliki target nilai yang realistis sesuai dengan passing grade yang berlaku merupakan langkah awal yang penting dalam meraih impian untuk kuliah di UGM. Persiapkan diri sebaik mungkin, dan tetap semangat dalam menghadapi tantangan ujian SNBT.

Baca Juga: